Dapatkan Semuanya

Dapatkan semua yang anda butuhkan disini
uang, bisnis, usaha, sukses, dll.

Bisnis dan Kehidupan

view:  full / summary

Step by step (Mario Teguh)

Posted by Webmaster at 02:00 AM on March 05, 2009 Comments comments (0)


Dearest Pak Mario dan Ibu Linna yang baik,

Dear Sahabat-Sahabat yang semangat,

Di hari yang indah ini, saya mendoakan semoga Sahabat semua diberikan semangat yang tinggi dalam mengayunkan setiap langkah yang semakin mendekatkan diri kepada kecemerlangan hidup.

Saya juga ingin menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa bagi Sahabat yang menjalankannya, sekaligus memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah saya lakukan baik lisan maupun tulisan.

Tidak sedikit pribadi yang akan menyurutkan langkah majunya, pada saat membentur halangan besar di jalan yang akan dilalui. Dan hanya ada segelintir pribadi super yang akan mempertegas langkah majunya, pada saat mendaki halangan besar di jalan yang akan dilalui.

Apakah yang membedakan kedua pribadi tersebut dalam melihat masalah sebagai batu penghalang atau sebagai batu pijakan ?

Bagi dua orang yang berbeda,
satu masalah yang sama bisa menjadi batu penghalang perjalanan
atau batu pijakan yang baik
(Mario Teguh - The Magic of Optimism)

Baru-baru ini seluruh dunia merayakan sebuah pergelaran olimpiade yang termegah. Ada suka dan duka yang turut larut didalamnya.

Dan didalamnya juga ada suatu kisah yang memberikan saya semangat untuk memacu diri dan mematahkan penghalang, agar dapat belajar untuk menjadikan diri ini lebih baik.

Tujuh tahun lalu, Maarten van der Weijden seorang perenang yang begitu bersinar diumurnya yang belum genap 20 tahun, telah didiagnosa menderita leukemia dan membuat dokter tak dapat memperkirakan berapa lama lagi usianya akan tersisa.

Namun vonis tersebut tidak cukup besar untuk menyurutkan semangat hidup pria tersebut. Dengan ketabahan serta semangat juangnya ia menjalani setiap kemungkinan agar mendapatkan kesembuhan. Transplantasi sel dan kemoterapi telah membantunya untuk dapat bertahan hingga kini.

Bagi banyak orang, keadaan ini bagaikan petir yang akan menghanguskan semua impiannya. Namun tidak bagi seorang Maarten van der Weijden. Disisa waktunya ia bertekad untuk memberikan hidupnya untuk yang terbaik, ketika memutuskan untuk melanjutkan semua impiannya.

Tujuh tahun telah berlalu, saat ini ia telah berdiri diantara segelintir atlit terbaik dunia di Olimpiade Beijing 2008. Dan kebanggaannya semakin merekah tatkala ia, yang berstatus tidak diunggulkan karena penyakitnya ini, berhasil merengkuh medali emas sebagai lambang "best of the best in the world" untuk nomor yang bagi orang biasa saja akan merupakan kendala besar, yakni renang maraton luar ruangan dengan jarak tempuh 10 km.

Ada sepatah kata yang terucap ketika dirinya dikalungkan medali emas tersebut : "Leukemia telah mengajari saya untuk berpikir selangkah demi selangkah ... menjadi lebih sabar dan tenang dalam menunggu kesempatan".

Kekuatan terbesar untuk kembali menjadi pemenang dalam kehidupan kita datang dari pengertian yang dalam mengenai diri kita yang sebenarnya,
yaitu pengertian yang tumbuh dari keberanian dalam mengalami kepedihan dan penderitaan
(Mario Teguh - I will Survive)

Dalam tulisan ini, saya juga ingin menyisipkan inspirasi lain :

Seorang tentara yang pernah bertugas di Vietnam sebagai pembersih ladang ranjau, dan menyaksikan satu per satu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya, mengatakan bahwa hidupnya berada diantara pijakan setiap langkah.

Dirinya tidak pernah tahu, apakah langkah berikutnya akan menjadi pijakan terakhirnya.

Sehingga dirinya harus belajar untuk melakukan segala sesuatu yang terbaik dari yang dapat dilakukan, tatkala mengangkat dan memijakkan kaki serta mensyukuri langkah sebelumnya.

Setiap langkah yang diayunkan merupakan sebuah dunia baru baginya. Karena kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh seberapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang bermakna bagi diri pribadi dan orang lain.

Kedua kisah ini telah membantu menemukan pengertian baru terhadap pertanyaan besar bagi diri ini.

Apakah yang membedakan kedua pribadi tersebut dalam melihat masalah sebagai batu penghalang atau sebagai batu pijakan ?

Ternyata yang dapat membedakan pribadi yang lemah dengan pribadi yang tegas dalam melangkah adalah fokus pikiran ketika melangkah.

Pribadi yang menyurutkan langkahnya, akan memfokuskan pikiran untuk menyelesaikan berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus langkah kedepan.

Sedangkan pribadi yang mempertegas langkahnya, akan memfokuskan pikiran untuk menjalani selangkah demi selangkah dengan sebaik-baiknya.

Dia tahu bahwa keberhasilan bukanlah tujuan yang harus dicapai di akhir sebuah perjalanan.
Dia tahu bahwa keberhasilan adalah kualitas dari sebuah perjalanan
(Mario Teguh - You've Got Class)

Pernahkah kita membayangkan apa yang akan terjadi, bila seorang bayi diberikan kemampuan berpikir seperti halnya orang dewasa, yang mampu berpikir hingga puluhan langkah ke depan, pada saat ia dibimbing untuk belajar berjalan ?

Akan ada kemungkinan yang terjadi adalah bayi tersebut memutuskan untuk tidak melanjutkan belajar berjalan, karena ia akan merasa kesulitan menandingi orang yang telah dapat berlari atau ketika ia melihat sakitnya orang yang terjatuh.

Sehingga proses belajar yang terbaik baginya adalah menjejakkan setiap langkahnya dengan baik dan benar, dan percaya dengan mengikuti bimbingan tersebut akan tiba saatnya ia dapat berlari.

Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan apapun tentang sesuatu,
tetapi mempunyai pikiran yang terbuka, akan memercayai kemungkinan apa pun.
Mereka menyambut pembelajaran dengan ramah, lebih cepat, dan lebih bersemangat daripada mereka yang telah berpengalaman.

Keberuntungan lebih berpihak kepada yang kurang pandai tetapi banyak mencoba,
daripada kepada mereka yang pandai tetapi tidak bertindak
(Mario Teguh - Beginner's Luck)

Setiap kali kita kehilangan pegangan ketika berlari di dalam kehidupan ini, ingatlah tugas kita hanya melangkah dengan sebaik-baiknya.

Tidak akan ada langkah yang sia-sia bila kita tidak mengabaikannya, karena setiap langkah kita sedang dibimbing oleh Yang Maha Pengasih.

Mulai hari ini, bedakanlah pikiran Anda melalui penajaman reaksi logis Anda terhadap masalah dan kesulitan.
Lalu, bedakanlah sikap Anda melalui peningkatan kualitas dari reaksi emosional Anda terhadap semua kejadian di sekeliling Anda.
Dengannya, mudah-mudahan Anda mencapai perbedaan yang signifikan itu
(Mario Teguh - Significant Difference)

Semoga tulisan ini dapat menambahkan semangat dalam mengayunkan setiap langkah untuk mendekatkan diri menuju kecemerlangan hidup.

Salam Super.....


Gagal Melakukan Hal-hal Besar Itu Tetap Lebih Terhormat

Posted by Webmaster at 01:51 AM on March 05, 2009 Comments comments (0)

Gagal melakukan hal-hal besar itu tetap lebih terhormat
dari pada berhasil melakukan hal-hal kecil

Orang-orang yang gagal melakukan hal-hal yang besar
sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil

Orang-orang yang mengambil tantangan-tantangan besar dalam hidupnya
Selalu mempunyai kesempatan dua yang baik sekali
satu untuk betul-betul berhasil
atau kedua gagal dengan sangat terhormat

Janganlah kita menjadi pribadi yang gagal pada urusan-urusan yang kecil
lalu mengeluh bahwa hidup ini tidak fair.

Ambillah tantangan yang lebih besar
gigitlah lebih besar dari kemampuan mengunyah

Sehingga gagalpun kita tetap dihormati

Membidik Target Market

Posted by Webmaster at 01:43 AM on March 05, 2009 Comments comments (0)

Nampaknya pasti banyak orang sudah tahu kepada SIAPA mereka akan jual produk/barang atau jasa mereka, namun BAGAIMANA cara mereka membidiknya sama sekali kurang tepat.

Jadi sewaktu saya ditanya baru-baru ini mengenai caranya saya mendapatkan pasar saya, pertama-tama saya bertanya kepada dia kepada SIAPA anda ingin menjual barang atau jasa Anda? Kemudian ia bilang ; kepada para teknisi atau insinyur software. Oke, jadi ia sudah tahu mau dikemanakan produk tsb. Kemudian ia tanya lagi; Bagaimana saya mendapatkan mereka? Tampaknya saya tidak menemukan mereka yang berminat pada produk saya.

Tampaknya cara teman saya mencari 'target market' kurang jitu. Masalahnya adalah bukan produknya namun CARAnya yang kurang tepat dan jitu.

Ribuan pebisnis di Internet juga membuat kesalahan yang sama ini. Mereka berpikir dengan mengiklankan produk/jasa mereka di ratusan search engines dan FFA links dan di newsgroups, jutaan orang akan melihatnya dan banyak dari mereka akan membeli produk/jasa mereka. Kedengarannya demikian, bukan? Tetapi kenyataannya SALAH!

Apakah Anda akan menjual mesin pemanas di padang gurun? Tentu saja tidak bukan, maka sama saja kalau kita menawarkan sesuatu dan 'target market' -nya tidak pas maka tidak akan ada yang beli dan malahan mereka kesal dan sebal. Karena itu jual dan tawarkan kepada mereka yang membutuhkan barang/jasa Anda, jadi kenapa Anda berupaya menjual ke orang yang TIDAK MEMBUTUHKAN produk/jasa Anda? Mereka percaya bahwa pemasaran via internet adalah soal Hit dan Miss (masuk dan keluar)


Untuk menjangkau 'target market' aturan strateginya adalah berikut ini:


ANDA HARUS MENJADI 'TARGET MARKET' ANDA
Apa maksudnya? Maksudnya tempatkan diri Anda seperti kastemer Anda. Contohnya adalah, Kalau Anda menjual software, Dan Anda adalah pasarnya, Anda pasti pergi ke tempat di mana ada software bukan? Artinya juga, pergilah ke tempat di mana orang-orang menjual apa yang mereka butuhkan di Internet. Memang salah satunya adalah dengan mendaftarkan situs Anda di Situs Pencari, namun saya kasih tahu Anda sejujurnya bahwa Anda dapat menghabiskan waktu Anda hanya untuk mencapaii di urutan pertama dari situs pencari tersebut. Karena itu pergilah ke tempat di mana calon prospek Anda sering berkumpul. Pengalaman saya membuktikan bahwa jika seseorang berminat akan sesuatu, pasti mereka mau menjadi bagian darinya artinya mereka mau berinteraksi dengan orang-orang lain yang memiliki minat yang sama.

Sekarang coba pikirkan sejenak : Kenapa Anda mau menerima buletin ini? Itu karena Anda berminat akan hal-hal yang berbau bisnis khususnya di Internet, jadi kalau 'target market' adalah orang-orang yang memiliki sama seperti Anda, dan Anda mengiklankannya pada buletin ini, maka Anda menjangkau orang yang tepat. (maksud saya bukan promosi buletin ini loh!)

Mungkin Anda bertanya bagaimana dengan Newsgroup, bukankah itu juga salah satu target market karena terdiri dari orang-orang yang berkepentingan yang sama? Memang benar, namun ada namunnya. Yaitu Mereka yang join di Newsgroup belum semuanya adalah orang yang memiliki kepentingan yang sama, karena ada beberapa yang suka melakukan spam newsgroup, dan mereka juga tidak membaca isi newsgroup tsb. Namun kalau buletin seperti ini, mereka yang langganan adalah orang yang tidak berkepentingan untuk melakukan spam dan mereka yang menjadi pembaca adalah orang-orang yang memang sukarela dan didasarkan atas haus akan informasi.


sentralweb.com

Menentukan Lokasi Bisnis

Posted by Webmaster at 01:29 AM on March 05, 2009 Comments comments (0)

Jika kita hendak membuka sebuah usaha, salah satu faktor yang paling vital adalah faktor lokasi bisnis dimana kita akan membuka usaha kita. Bagus tidaknya sebuah lokasi sangat menentukan sukses tidaknya usaha kita. Jangan pernah kompromi dengan lokasi yang kurang bagus.

Kalau anda bingung memilih lokasi, ada baiknya anda bertanya kepada orang lain, jangan cuma 1 orang, tetapi tanyakanlah kepada beberapa orang mengenai lokasi yang cocok untuk produk anda, biasanya dari hasil tanya jawab dengan orang lain, terutama yang lebih berpengalaman, gambaran ideal di benak kita akan semakin terbuka.

Berikut ini adalah beberapa pertimbangan dalam memilih lokasi untuk usaha:

1. Tingkat Kepadatan penduduk.

Tingkat kepadatan penduduk berkaitan dengan jumlah penduduk disuatu area, apakah banyak atau tidak. Kalau misalnya disuatu darah perumahan, apakah misalnya penghuninya 1.000 kepala Keluarga atau 4.000 kepala keluarga, tentu berbeda kepadatannya, atau misalnya area disekitar kampus, ada berapa kampus disekitar area tersebut.

2. Tingkat pendapatan masyarakat calon konsumen.

Ketahui dengan pasti tingkat pendapatan/ penghasilan penduduk disekitar area terseut. Karena hal ini berkaitan dengan daya beli masyarakat sekitar terhadap produk kita. Kalau daya belinya tinggi, kita bisa menjual produk yang agak berkualitas walau sedikit agak mahal, tetapi kalau daya belinya rendah, kita bisa menjual produk yang kualitasnya standar tetapi murah meriah, kalau warung kelontong bisa jual barang secara ketengan. Misalnya jual rokok per batang, bukan per bungkus.

3. Banyaknya usaha di tempat tersebut.

Untuk lokasi perdagangan, pasti banyak usaha di tempat tersebut. Biasnya kalau semakin banyak yang membuka usaha di area tersebut, semakin ramai. Karena terjadi sentralistik macam-macam usaha dalam satu lokasi, dan ini tentu menarik pelanggan yang jauh untuk datang berbelanja. contohnya mal atau plaza, atau sekitar pasar.

4. Pertimbangan tempat usaha.

Perlu di lihat tempat tersebut. Biasnya kalau di mal lebih ramai pengunjung, tetapi harga sewa juga lebih mahal. Tetapi hati-hati dalam memilih mal, ada mal yang tidak ramai, sehingga bisa-bisa usaha kita malah tidak berkembang, mengingat saat ini semakin banyak mal yang bermunculan. Selain di mal, tempat di sekitar jalan raya juga bagus, dekat perempatan, pokoknya tempat yang mudah terlihat dan ramai dilalui orang

5. Traffic

Lihat traffiknya, apakah banyak orang lalu lalang atau tidak. Kalau tidak ramai pejalan kaki, apakah banyak kendaraan bermotor atau mobil yang lewat. Untuk usaha bengkel, tempat seperti ini masih layak di pakai.

6. Tingkat persaingan.

Jika anda melihat lokasi yang ramai, tetapi usaha sejenis dengan anda sudah cukup banyak, jangan paksakan diri anda membuka usaha disana. Tetapi jika anda yakin karena posisi tempat lebih strategis, modal lebih besar, layanan lebih baik, boleh-boleh anda memasuki persaingan.

7. Keamanan dan akses parkir.

Faktor keamanan ini cukup penting. Karena kalau suatu tempat tidak begitu ramai tetapi rawan dari segi keamanan, bisa jadi meningkatkan pengeluaran sektor keuangan, karena ada biaya-biaya untuk pengamanan, belum lagi resikonya terhadap stok barang kita dan tempat suaha kita. Usahakan ada tempat parkir yang lega dan aman untuk kendaraan, apalagi jika usaha yang mau dibuka berupa rumah makan, karena kalau konsumen kesulitan mencari tempat parkir, atau parkir jauh dari lokasi usaha kita, tentu pelanggan tidak akan merasa aman dan ogah untuk kembali.

Dalam membuka usaha, perlu kehati-hatian, jangan terburu nafsu, dan melangkahlah dengan percaya diri.


sentralweb.com

Ternyata di AS, India, dan Korsel Mimpi Bukan Bunga Tidur

Posted by Webmaster at 09:03 AM on February 24, 2009 Comments comments (0)

Kompas - Sabtu, Februari 21


BEIJING, JUMAT ? Mimpi mungkin tak berarti apa-apa, tetapi penelitian baru mendapati bahwa banyak orang percaya mimpi berisi kebenaran penting yang tersembunyi, sebagaimana dilakukan oleh Sigmund Freud. Demikian laporan yang terungkap dalam Journal of Personality and Social Psychology, terbitan Februari.

"Penafsiran ahli psikologi mengenai arti mimpi sangat beragam," kata Carey Morewedge, asisten profesor di Carnegie Mellon University di Pittsburgh. "Tetapi penelitian kami memperlihatkan bahwa banyak orang percaya, mimpi mereka memberi padangan mendalam yang berarti mengenai diri sendiri maupun dunia," katanya.

Dalam enam kajian berbeda, para peneliti menyurvei hampir 1.100 orang mengenai mimpi alias "bunga tidur". Dalam satu studi mengenai kepercayaan umum tentang mimpi, Morewedge dan penulis bersama Michael Norton, asisten profesor di Harvard Business School, menyurvei 149 mahasiswa di Amerika Serikat, India, dan Korea Selatan (Korsel), dan menanyai mereka mengenai berbagai teori mengenai mimpi.  

Dalam kebudayaan ketiga negara ini, mayoritas besar mahasiswa berpegang pada teori bahwa mimpi mengungkapkan kebenaran tersembunyi mengenai diri mereka dan dunia, kepercayaan yang juga dipegang oleh contoh wakil secara nasional orang Amerika, Morewedge.

Dalam studi lain, Morewedge dan rekannya ingin meneliti bagaimana mimpi mungkin memengaruhi perilaku orang saat sadar. Sebanyak 182 pelaju di stasiun kereta Boston diminta membayangkan bahwa satu dari empat skenario yang mungkin telah terjadi pada malam sebelum perjalanan yang dijadwalkan dengan naik pesawat.

"Kebanyakan orang mengerti bahwa mimpi tampaknya tak mungkin meramalkan masa depan tetapi itu tak menghalangi mereka mencari makna dalam mimpi mereka, apakah isinya biasa atau aneh," katanya.

Faktor Terpenting Untuk Sukses Di Bisnis Internet

Posted by Webmaster at 08:53 AM on February 24, 2009 Comments comments (1)

Anda mungkin akhir-akhir ini sering dibikin SHOCK dengan banyaknya berita tentang runtuhnya bisnis dotcom di tengah berkembangnya teknologi internet. Apalagi media masa menyorotnya seolah-olah masa depan internet bisnis tidak cerah lagi.

Jika anda mengikuti berita tentang internet, saat ini ada puluhan juta website yang meramaikan dunia internet, tetapi TIDAK LEBIH dari 5% dari seluruh website tersebut yang MAMPU memperoleh keuntungan dari internet bisnisnya.

Berita baiknya, di dalam 5% yang sukses tersebut ternyata kebanyakan adalah justru internet bisnis perorangan, SOHO (Small Office/Home Office), dan sejenisnya.

Ada SATU faktor PALING UTAMA dan TERPENTING untuk sukses di internet bisnis, tetapi faktor ini justru diabaikan oleh pebisnis besar yang akhirnya mengakibatkan runtuhnya bisnis dotcom mereka. Di lain pihak, satu faktor inilah yang menjadikan internet bisnis perorangan/SOHO sukses masuk di dalam 5% tersebut.

Dan tanpa bermaksud menyombongkan diri, internet bisnis kami, yang akan diceritakan sebentar lagi, telah berhasil berada di dalam kelompok 5% di atas.

Jadi, apakah SATU FAKTOR PALING UTAMA dan TERPENTING itu ?

Hanya 2 kata saja jawabannya, yaitu ? NICHE MARKET!

Anda tentunya pernah mendengar kata ini, tetapi mungkin belum menyadari betapa powerfulnya efek yang dihasilkan dari penerapan kata-kata tersebut, karena saya telah merasakannya, dan ingin berbagi dengan anda melalui tulisan ini.

Niche pada pokoknya adalah sebuah kelompok orang/pasar dengan area of interest yang sempit/khusus di tengah pasar yang lebih besar.

Secara mudahnya, niche marketing adalah lawan dari mass marketing. Mass marketing berusaha mencapai seluruh target pasar yang sangat besar tanpa memilih sebuah target khusus. Kegagalan bisnis dotcom biasanya disebabkan oleh ambisinya untuk menyediakan segala sesuatu untuk semua orang.

Sedangkan niche marketing memfokuskan pada produk yang KHUSUS dan TERFOKUS untuk target pasar yang SANGAT SPESIFIK..

Contoh yang nyata dan terdekat adalah internet bisnis saya di www.balitacerdas.com yang menyediakan informasi tentang perkembangan anak usia di bawah 3 tahun (batita) dalam bentuk buku elektronik (ebook) yang berjudul 3 Tahun Pertama yang Menentukan.

Jika anda mengunjungi website www.balitacerdas.com tersebut, anda akan tahu bahwa informasi yang ada adalah sangat spesifik dan terfokus HANYA untuk orang tua yang mempunyai anak batita, dan khusus tentang PERKEMBANGAN anak batita, tanpa membahas masalah penyakit/kesehatannya.

Hasilnya?, website tersebut telah berhasil menjadi mesin pencetak uang saya di internet !

Seperti itulah contoh niche market.

Jika anda pernah mengikuti kursus melalui email eBook Magic! di www.bukuelektronik.com , ada sebuah contoh cerita tentang produk untuk niche market di dalam seorang pegawai perusahaan jual/beli mobil bekas yang tidak disadari oleh orang tersebut.

Contoh ilustrasinya, jika anda adalah seekor ikan kecil di kolam yang besar, hampir pasti anda akan dimakan oleh ikan yang lebih besar. Tetapi, jika anda adalah seekor ikan besar di kolam kecil, hidup anda akan jauh lebih nyaman, tanpa takut ada ikan yang lebih besar di kolam tersebut.

Jadi, untuk sukses di internet bisnis, pikirkanlah tentang niche market. Pikirkanlah untuk menjadi ikan besar di dalam kolam kecil.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang bagaimana cara menemukan niche market di dalam diri anda di website www.bukuelektronik.com .


sentralweb.com

Menambah Daya Jual dan pemasaran

Posted by Webmaster at 08:44 AM on February 24, 2009 Comments comments (0)

Kadang kala para akuntan dikritik karena tidak cukup mengerti tentang apa yang membuat sebuah bisnis denyut dan berkembang. Mungkin ada benarnya. Namun, paling tidak pada suatu titik, kita, para akuntan, tampaknya
juga melakukan hal yang benar. Keping informasi pertama yang dihasilkan dalam setiap rangkaian penghitungan adalah berapa banyak yang berhasil
dijual perusahaan. Tanpa penjualan itu, tidak akan ada laba.

Jika anda menjalankan bisnis, anda harus menjadi penjual, baik produk anda, maupun jasa dari kemapuan yang anda miliki. Anda harus menjual diri
anda kepada penyandang dana, menjual gagasan kepada staf, dan menjual produk anda kepada pelanggan. Anda harus belajar dan mengerti tentang
tehnik dan cara menjual.


sentralweb.com





Rss_feed

Recent Blog Entries

by Webmaster | 0 comments
by Webmaster | 0 comments
by Webmaster | 0 comments

PPCinbox Indonesia

Trafik Pengunjung

Webs Counter

Buku Terbaru


Masukkan Code ini K1-4F7E1D-E
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com